Monday, 23 January 2017

4 Cara Mengatur Performa Android menjadi Gaming Mode

Cara Mengatur Performa Android menjadi Gaming Mode

4 Cara Mengatur Performa Android menjadi Gaming Mode


Performa memang menjadi daya tarik utama sebuah Smartphone, terutama pada processor, penyimpanan, ram, atau GPU. Setiap kali produsen mengeluarkan Smartphone baru pasti ada saja performa baru yang ditambahkan. Pada dasarnya setiap Android akan menggunakan pengaturan normal dalam mengatur hardware-hardwarenya, sehingga performa Android sobat bisa ditingkatkan lagi salah satunya bila mengatur gaming mode. Salah satu fungsi dari gaming mode adalah mengatasi lag atau lemot saat bermain game . Dalam mengatur gaming mode tidaklah sembarangan, bila hasilnya kurang efektif bisa saja membuat kinerja berlebihan yang sia - sia. Tips untuk mengatur gaming mode yaitu :

  • Mengatur CPU pada kecepatan, Governor, dan I/O tercepat
  • Menggunakan swap ram jenis ZRAM
  • Mengubah proses rendering menjadi GPU rendering
  • Mengatur OOM killer dan vm options untuk gaming mode

Berikut penjelasannya :

1. CPU
CPU/processor adalah bagian yang mengendalikan kinerja komponen-komponen lain, dan setiap CPU mempunyai kecepatannya sendiri. Bila Android sobat sudah memiliki akses root, sobat bisa mengatur kecepatan CPU sesuai keinginan. Aturlah CPU pada kecepatan minimum 1 GHz ,hal ini bisa dilakukan apabila kecepatan processor lebih dari 1 Ghz. Untuk mengaturnya gunakan aplikasi No frills CPU untuk processor single core ( 1 inti ) dan Multicore Processor settler untuk mengatur multi core. Setelah sobat mengatur kecepatan minimum menjadi 1 GHz, atur governor menjadi performance atau lagfree ( alternatif apabila tidak ada governor performance), untuk I/O schedulers gunakan pilihan I/O schedulers yang cocok untuk performance contohnya: deadline (rekomendasi), ROW, ZEN ( lebih stabil dari VR ), atau CFQ.

Set CPU for performance


2. Swap



Swap memang tidak terlalu diperlukan, namun apabila game yang akan dimainkan menggunakan ram dalam jumlah yang besar dan tidak sesuai ram yang tersedia maka sebaiknya gunakanlah swap ram. Swap yang bagus untuk gaming adalah ZRAM karena swap ini memiliki kemampuan menampung memory yang cukup cepat sehingga cocok untuk gaming. Ukuran swap bisa sobat sesuaikan sendiri, saya merekomendasikan minimal 512 mb dan gunakan nilai vm swappiness 90 (bila sobat tidak mau bergantung pada swap, gunakan value 20).

echo "90" > /proc/sys/vm/swappiness

3. GPU
Untuk mengatur GPU sobat hanya perlu mengaturnya agar full rendering, silahkan baca pada cara mengatur full gpu rendering. Dengan menggunakan full rendering maka grafik game akan optimal, dan lebih lancar.

4. OOM killer dan vm options
Bila sobat akan mengatur OOM killer untuk gaming, sobat cukup menggunakan value 0 di level pertama dan semakin membesar sampai pada lebih dari 100 mb pada level ke enam. Hal ini menentukan bahwa proses utama tidak dibatasi memorynya sedangkan proses latar belakang otomatis berkurang.
Gunakan script ini untuk mengatur OOM killer

#!system/bin/sh
echo "value" > /sys/module/lowmemorykiller/parameters/minfree
Value bisa diisi sesuai besar ram sobat dengan ketentuan diatas, atau gunakan value rekomendasi saya:

ram 512 mb : 0,4096,8192,16384,24576,32768
ram 1 Gb     : 0,8192,16384,32768,49152,65536

Setelah mengatur OOM killer, terdapat beberapa vm options yang juga perlu diatur , vm options terletak pada /proc/sys/vm/ , nah berikut hal - hal yang perlu diatur :


  • vfs_cache_pressure 

vfs cache pressure adalah pengatur cache reclaiming, ketika cache (memory) sudah mulai penuh maka system akan melakukan droping cache, bila sobat mengatur vfs cache pressure dengan ukuran yang tinggi, maka sobat akan mendapatkan fast memory gaining (memory yang didapat berasal dari killing task latar belakang, sehingga tidak akan mengganggu proses utama)
rekomendasi 200 ,bila ingin lebih cepat gunakan 300


  • oom_kill_allocating_task
Ini berguna untuk membantu mendapatkan memory dari killing task latar belakang. Untuk megaktifkannya cukup menggunakan value 1

  • panic & panic_on_oops
Berguna untuk mengurangi kesempatan rebooting mendadak ketika kernel panik.
rekomendasi 0

  • dirty_backgroud_ratio
rekomendasi 3

  • overcommit_memory
rekomendasi 1 (untuk mengaktifkan)

Dari beberapa pilihan rekomendasi vm options diatas, saya kumpulkan menjadi satu script untuk mempermudah sobat


#!system/bin/sh
echo "200" > /proc/sys/vm/vfs_cache_pressure
echo "1" > /proc/sys/vm/oom_kill_allocating_task
echo "3" > /proc/sys/vm/dirty_background_ratio
echo "1" > /proc/sys/vm/overcommit_memory
echo "0" > /proc/sys/kernel/panic
echo "0" > /proc/sys/kernel/panic_on_oops

Setelah sobat mengatur semua itu, perlu diperhatikan untuk tidak menggunakan gaming mode pada waktu yang lama karena bisa saja memboroskan baterai dan membuat Android sobat cukup panas. Mode gaming ini tidak dirancang untuk multitasking (hampir semua aplikasi latar belakang akan terhenti), karena itu cukup sisakan beberapa proses yang sobat anggap penting atau prioritaskan untuk gaming saja.
Load disqus comments

0 komentar